7 Oleh-oleh Khas Tana Toraja yang Wajib Dibawa Pulang

Tidak diragukan lagi, Tana Toraja kini menjadi salah satu wisata yang sangat unik dan menarik untuk dikunjungi. Adat dan budaya kental yang berbeda dari yang lain, membuat banyak wisatawan datang meski hanya untuk melihat makam. 

Ya, Tana Toraja dikenal dengan pemakaman yang sangat menarik, yaitu jenazah yang hanya diletakkan di dalam gua. Banyak wisata kuburan yang ramai dikunjungi wisatawan. Bahkan, kamu belum sampai Toraja kalau belum mengunjungi Kete Kesu, Londa maupun makam-makam yang lain. 

Namun, Tana Toraja bukan hanya wisata pemakaman saja guys. Banyak wisata lain yang bisa kamu kunjungi untuk melengkapi liburanmu di Sulawesi Selatan ini. Memiliki wisata unik dan hanya ada satu di Indonesia, pasti harus ada cinderamata yang wajib kamu bawa pulang setelah wisata di Tana Toraja. 

Oleh-oleh Khas Toraja

Apa saja sih cinderamata khas Tana Toraja?. Nah, berikut beberapa oleh-oleh khas Tana Toraja yang wajib kamu bawa pulang :

1. Tau - Tau

oleh - oleh tana toraja
Jika kamu sudah mampir ke kuburan gua Tana Toraja, pasti kamu sudah mengenal tau-tau. Tau - tau adalah sebutan untuk orang-orangan dari kayu. Tau - tau ini juga hal wajib yang harus ada dalam upacara kematian di Tana Toraja yang disebut Rambu Solo, sebagai pengingat akan jasa orang yang telah meninggal tersebut. Biasanya bentuknya juga dibuat mirip dengan orang yang telah meninggal tersebut. 

Meski begitu kamu tidak perlu kawatir guys. Tau-tau yang dijual di toko souvenir Tana Toraja ini adalah karya seni berupa miniatur, bukan yang dibuat untuk orang meninggal. Jadi kamu tidak perlu terbayang-bayang hal lain jika ingin membelinya. Justru tau-tau ini hanya ada di Tana Toraja lho.

Harga tau-tau bervariasi tergantung tingkat kesulitannya. Kamu bisa membawa oleh-oleh khas Tana Toraja ini dengan harga mulai Rp.35.000 sampai Rp.500.000. Silahkan pilih yang mana, tak ada di tempat lain.

2. Kain Tenun

oleh - oleh tana toraja

Hampir setiap daerah di Indoneair Timur memiliki kain tenun khas, salah satunya di Tana Toraja. Seperti daerah-daerah lain, kain tenun ini digunakan dalam acara adat. Kain tenun khas Toraja ini juga sudah dikenal hingga mancanegara dengan motif yang rumit. Jadi tidak perlu alasan lagi kenapa kamu harus membelinya. 

Kain tenun Tana Toraja kini yang populer kini mulai dilestarikan. Selain untuk kebutuhan upacara adat masyarakat sekitar, juga untuk permintaan wisatawan. Kamu bisa memilih berbagai motif kain tenun yang tersedia. Ada kain tenun dengan motif rumah adat, tedong (kerbau Toraja) dan sebagainya. 

Kamu bisa membeli kain tenun lembaran atau kain yang sudah dijahit menjadi baju. Harga kain tenun Toraja bervariasi mulai dari Rp.100.000 hingga jutaan rupiah. Pembuatannya yang masih tradisional membuatnya patut dihargai tinggi.

3. Kopi Toraja

oleh - oleh tana toraja

Bagi pecinta kopi, jangan lupakan sajian khas yang terkenal enak ini. Kopi Toraja tidak hanya digemari penikmat kopi domestik saja, tetapi sampai mancanegara. Kopi Toraja memiliki cita rasa unik dengan keasaman rendah, lembut dan memiliki rasa floral dan fruity. Tak heran kopi satu ini banyak digemari dan dikonsumsi sehari-hari. 

Kopi Toraja ditanam di lereng Gunung Sesean yang memiliki tinggi 1.400 - 2.100 mdpl. Kopi yang banyak diburu adalah jenis arabica yang mendapat julukan queen of cofee. Bagi yang tidak suka kopi, kamu tidak perlu kuatir untuk mencobanya sesekali. Keasamannya yang rendah, kamu tidak akan mual setelah minum kopi ini. Jika kamu tidak bisa membawa oleh-oleh Tana Toraja yang lain, setidaknya bawalah kopi Toraja guys. Serius. 

4. Miniatur Rumah Adat

oleh - oleh tana toraja

Rumah adat Tana Toraja disebut dengan Tongkonan dan hanya bisa kamu temui di Toraja saja, kecuali kamu membeli miniaturnya. Tongkonan ada dua jenis yaitu Tongkonan Karua dan Tongkonan A'Pa. Tongkonan ini hanya digunakan oleh yang memegang peranan penting dalam masyarakat adat. Di depan Tongkonan biasanya tergantung tanduk-tanduk tedong yang menunjukkan status sosial. 

Tongkonan memang rumah adat yang terbilang rumit. Dengan bambu melengkung di bagian atas dan segala ukiran serta warna di dinding kayunya, kamu tidak akan menemui bangunan adat ini di tempat lain. Jadi kamu memang perlu membawa miniatur Tongkonan untuk pajangan di rumah. 

5. Deppa Tori'

oleh - oleh tana toraja

Di Jawa, kue ini bisa disebut kue cucur, meski berbeda bentuk. Dari segala makanan ringan atau cemilan di Sulawesi Selatan, Deppa Tori' adalah salah satu cemilan khas Tana Toraja. Deppa Tori' terbuat daru tepung beras dan gula merah, kemudian dilengkapi taburan wijen. Biasanya cemilan ini dinikmati bersama kopi Toraja yang akan membuat pikiranmu melayang kembali kesana guys.

Cemilan khas Toraja ini berukuran sebesar jari tangan, umumnya berbentuk jajar genjang, bertekstur lembut dengan rasa yang manis. Kue ini banyak dijual di Tana Toraja dan kamu bisa membawanya sebagai oleh-oleh. Tak perlu kawatir juga karena umur simpan oleh-oleh khas Tana Toraja ini cukup panjang. 

6. Ukiran

oleh - oleh tana toraja

Sebagian besar masyarakat Tana Toraja memiliki keunggulan di bidang sepi, seperti seni tenun, seni pahat dan seni ukir. Hal itu tidak lain karena dalam adat budayanya, hak-hal tersebut memang diperlukan, seperti kain tenun dan pahatan tau-tau. Selain kedua hal itu, kamu juga bisa membeli seni ukir khas Toraja. 

Ciri khas suku Toraja adalah kesenian ukir Melayu. Ukiran Toraja ini dibuat di atas sebuah papan kayu, tiang tongkonan, pintu dan jendela. Ukiran khas Tana Toraja disebut dengan passura. Setidaknya terdapat 130 jenis ukiran, tetapi kamu tidak perlu membeli semuanya. 

Ukiran tersebut memilki makna kehidupan yang berbeda dan kamu bisa memilihnya sesuai selera. Selain ukiran papan kayu untuk pajangan dinding, kamu bisa mendapati ukiran khas Toraja pada asbak, kotak perhiasan, tempat tissu dan sebagainya. 

7. Aksesoris Toraja

oleh - oleh tana toraja

Bisa disebut sebagai gudangnya seni, banyak aksesoris yang bisa kamu temukan di Tana Toraja yang dapat membuat tampilanmu makin beda dan penuh gaya. Bisa dibilang aksesoris ini oleh-oleh Toraja yang murah dari semuanya, sehingga kamu bisa beli sebanyak gayamu guys. 

Aksesoris khas Toraja ini bermacam-macam, mulai dari aksesoris tubuh seperti kalung, gelang, anting, dan kerajinan lain yang terbuat dari manik-manik, hingga aksesoris perlengkapan seperti tas, gantungan kunci, dan sebagainya. Tenang saja, semua aksesoris tersebut memiliki aksen khas Toraja. Jelas tidak ada di tempat lain. 

Masih ada banyak oleh-oleh lain yang bisa kamu temukan di pusat oleh-oleh. Selain khas Toraja, kamu bisa mendapatkan oleh-oleh khas Sulawesi Selatan yang jelas bakal terpajang di toko oleh-oleh, seperti sarung bugis, cemilan seperti bannang-banang dan kacang sembunyi, sirup UHT dan sebagainya. 

Jika kamu ingin membeli oleh-oleh khas Tana Toraja saja, maka itu adalah 7 oleh-oleh khas Toraja yang bisa jadi pilihanmu saat berlibur kesana. Semoga artikel bermanfaat dan selamat berlibur!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel